.


RTIKPIDIE.OR.ID – Tidak pernah dibayangkan oleh bapak Martoyo dan Ibu Suyinah dari Desa Banjarkulon Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah dengan Anaknya Adinah di salah satu Gampong dalam Kabupaten Pidie -Aceh. 

Media Sosial Pertemukan Keluarga yang Telah Terpisah Selama 21 Tahun


Ceritanya melalui media sosial terjadilah pertemanan antara facebook Navis Haidar dengan Facebook Gampong Keutapang Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie, merka saling sapa menyapa sebatas teman akhirnya mareka memintak tolong bantu mencari info keluarganya di Aceh. 

Dengan berbekal alamat yang di kirim oleh saudari Navis Haidar , maka di carilah info sesama para Keuchik untuk menayakkan Nama Adinah pada Keuchik tersebut apakah ada terdaptar data kependudukan, akhirnya dengan Izin Allah SWT dapat informasi dari salah satu Keuchik bahawa nama yang di kirim tersebut ada di salah satu gampong 

Adinah, merupakan seorang Ibu Rumah Tangga yang berasal dari Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah dan tinggal tinggal di salah satu gampong dalam Kabupaten Pidie, telah berpisah selama 21 tahun dengan keluarganya, sebelunya mareka saling kontak melalui wartel tapi saat bencana alama gempa bumi dan tsunami terjadi keduanya putus kontak. Keluarga di Jawa khawatir tentang anaknya saat terjadi Tsunami di Aceh, tapi Allah Maha Kuasa dan berkendak mempetemukan dapat mempertemu kembali dengan sanak familinya Adinah yang kini menetap di Kabupaten Pidie dan di Jawa Tengah. 

Keluarga bapak Martoyo dan Ibu Suyinah dari Desa Banjarkulon Kecamatan Banjarmangu Kab Banjarnegara Provinsi Jawa untungnya ingat untuk mencari alamat Ibu Adinah datang ke Kantor Kelurahan untuk mencari surat-surat data pernikahan maka di temulah alamatnya dan di kirimlah alamat tersebut ke Gampong Keutapang yang dikirimkan oleh Navis keluarga dari bapak Bapak Martoyo dari Jawa Tengah. Siapa sangka, setelah 21 tahun tanpa kabar, Adinah dapat menjalin tali hubungan kembali dengan kedua orang Tuanya yang telah lama hilang kontak komunikasi. 

"Pertemuan kembali dengan sanak family yang ada di Aceh dengan yang di Jawa memang bisa dibilang sangat tidak disangka. Dalam prosesnya, saya banyak dibantu oleh teman saya Ibu Ruhamah Bides di salah satu Gampong di Kec. Indrajaya yang saat ini juga menjadi istri Keuchik yang ikut membantu mencari alamatnya di Banda Aceh ibu Kota Provinsi Aceh yang lama perjalanan darat selama 2 jam 30 Menit” Kata Iswandi anggota Relawan TIK Pidie 

Iswandi menambahkan "waktu itu saya bilang ke salah satu Ibu Kades/Keuchik , kalau saya di mintak tolong untuk melacak alamat saudaranya di Aceh. Masih bisa dilacak tidak ya?. 

Wah bagaimana rasanya bertemu saudara-saudara yang rasanya sudah sangat jauh itu pasti terharu, setelah yakin Ibu Bides bisa membantu mareka melacak alamat Ibu Adinah, Setelah Bu Bides ketemu dengan Ibu Adinah maka mareka menelpon Gampong Keutapang dan gampong Keutapang menelpon keluarganya yang ada di Jawa Tengah untuk saling berkomunikasi kedua keluarganya akhirnya ketemu. 

Momen mengharukan pun terjadi. Meski baru sekedar kontak via WA maupun facebook, keluarga Martoyo merasa sangat senang bisa bertemu kembali dengan Adinah, Karena reuni ini, Kami sangat bahagia dan terharu menangis melihat kedua Keluarga ini dapat kami persatu kembali, salam Persahabatan dari Kami. Semoga Allag tetap menjaga Tali silaturrahmi. Antara Jawa Tengah dan Aceh” Ujar Iswandi melalui akun Facebook Gampong Keutapang 06 Januari 2018. 

Sponsor Link

Posting Komentar

RTIK Pidie

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-xnDCl_Y5ff8/VsXl9b7QZ1I/AAAAAAAAAnc/yIU7pF5dom0/s320/Logo%2BRTIK%2BPidie.png} Relawan TIK Pidie (Pengurus Daerah - Relawan TIK Indonesia) merupakan bagian dari Relawan TIK Indonesia dengan misi pengembangan pengetahuan dan pendampingan pemanfaatan Teknologi Komunikasi bagi masyarakat Pidie. {facebook#https://www.facebook.com/rtikpidie} {twitter#https://twitter.com/rtikpidie} {google#https://plus.google.com/+RtikpidieBlogspotIdPidie/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCK9aWVeJgR4LnAp7wILQbiA}