Privasi adalah kemampuan diri atau kelompok untuk menentukan dan menjaga apakah data pribadinya boleh atau tidak untuk diketahui oleh pihak lain. Sedangkan yang dimaksud dengan data pribadi adalah setiap data elektronik maupun non-elektronik, baik tersendiri ataupun dikombinasikan dengan data lain, akan dapat secara unik mengidentifikasikan individu atau orang tertentu. 


Contoh data pribadi tersebut semisal nama lengkap, nomor NIK/KK, nomor ponsel, alamat e-mail, akun media sosial, alamat rumah, tanggal/bulan/tahun kelahiran, nama ibu kandung, rekam medis, rekam biometrik, catatan transaksi perbankan, dan banyak lagi. Pemilik data pribadi kita sesungguhnya tak lain adalah diri kita sendiri, namun dimungkinkan pengumpulan, pengelolaan dan pemanfaatannya dilakukan oleh pihak lain.

Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungandari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi – Pasal 28G UUD 1945
Mengapa data pribadi harus dilindungi :



Tiga (3) hal pokok yang perlu kita pahami untuk menjaga data pribadi kita maupun orang lain di Internet:

  • Pertimbangkan dengan benar ketika akan memberikan data pribadi diri sendiri, anggota keluarga ataupun milik orang lain baik secara online maupun offline kepada pihak manapun. Tanyakan atau bacalah terlebih dahulu maksud serta tujuan permintaan data pribadi tersebut dan pertimbangkan resikonya. Bersikaplah kritis atas tawaran apapun.
  • Ketika menggunakan media sosial, batasi data pribadi yang kita posting di Internet. Data pribadi tersebut bisa berupa teks, foto ataupun video.
  • Pelajari dan pahami teknologi yang kita gunakan, baik itu gadget maupun layanan online seperti seperti media sosial. Aktifkan fitur perlindungan privasi sesuai dengan kebutuhan kita, jangan dibiarkan diset “default” karena bisa merugikan kita.
Kita perlu juga menjaga agar media sosial maupun gawai yang kita gunakan sehari - hari tidak lantas
“membocorkan” data pribadi kita ke pihak lain. Berikut ini adalah contoh bagaimana kita mengatur privasi kita dilayanan Google pada ponsel berbasis Android.


Pada langkah ke-6, silakan lanjutkan dengan mengatur sesuai kebutuhan masing-masing.

Sumber : ICT Watch