Sigli 13 Desember 2022- Pesta Olahraga Rakyat Aceh (PORA) XIV Pidie sedang berlangsung baru dua hari. Berbagai macam Cabang Olahraga di perlombaan pada Pesta Empat Tahunan ini. Maisarah merupakan salah satu Atlet yang berhasil meraih Medali Emas pada Cabang olahraga yang diperlombakan, berikut kisahnya.

Maisarah

Dimana Kita dilahirkan adalah Takdir, bagaimana Kita bertumbuh adalah Proses, seperti apa Kita dihari tua adalah keputusan, sepenggal kata Mutiara yang cocok di sematkan pada Maisarah.

Maisarah adalah satu anak yatim penerima Beasiswa Pendidikan dari Kerajaan Arab Saudi. Beasiswa yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi di salurkan melalui Islamic Development Bank (IsDB) yang di Aplikasikan melalui Bank Muamalat

Maisarah Binti Isram, Lahir di Pidie pada 3 Agustus 2005 dari pasangan Isram & Aminah. Namun apa hendak dikata, Takdir mempertemukan Maisarah di Orphan Kafala Program sebagai Penerima beasiswa Pendidikan dari Kerajaan Arab Saudi.

Di usia 3 tahun Maisarah harus menjalani hidup tanpa ada belaian kasih sayang seorang bapak. Hidup dengan empat bersaudara Maisarah tetap menjalani kehidupan ini seperti layaknya anak-anak lain.

Namun apa dikata, berkat Bantuan Beasiswa Pendidikan dari Kerajaan Arab Saudi sebesar 24 USD perbulan mampu mengantarkan Maisarah Sekolah di SMKN 1 Sigli.

Pada Pesta Olahraga Rakyat Aceh (PORA) XIV Maisarah masuk salah satu Atlet peraih medali emas pada cabang olahraga Tarung Derajat. Mengalahkan peserta dari 22 perwakilan kabupaten kota lain di Aceh.

Selama 15 tahun Maisarah menerima beasiswa Pendidikan dari Kerajaan Arab Saudi sudah mampu berdikari dengan mengikuti Pesta Olahraga Empat tahunan ini.

Anak Yatim yang Hobby Dance ini sangat rajin membantu orang tua. Maisarah memanfaatkan waktu pulang sekolah dengan mengaji dan pada sore hari membantu ibu memberi makan sapi. Disamping itu Peraih Medali Emas pada Cabang olahraga Tarung Derajat ini membantu ibu membuat kue untuk di pasarkan di warung-warung kopi. Setelah pulang mengaji, tak lupa ikut membantu mengutip uang pada warung kopi yang sudah di titipkan kue.

“Berbekal latihan rutin selama 2 tahun pada Olahraga Tarung Derajat, Maisarah mampu mengharumkan nama Pidie sebagai tanah kelahirannya. Maisarah mengikuti latihan Tarung Derajat di Banda Aceh selama 2 tahun. Selama latihan Maisarah tidak pernah libur dan selalu aktif dalam latihan. Dengan semangat tekat juara Maisarah terpilih sebagai Atlet Tarung Derajat pada PORA XIV Pidie dengan menyumbang Medali Emas untuk Pidie Mulia”.

“Maisarah sangat berterima kasih kepada Pj. Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto yang telah memotivasinya pada pelepasan Atlit yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Pidie, Salam Pidie Mulia” pungkasnya.(rtik)